Rafael Mambrasar, Anggota MRP-PBD Pokja Agama Lakukan Penyaluran Aspirasi Masyarakat di Kabuptan Raja Ampat

Admin MRP PBD Senin, 2 Maret 2026 08:57:48 2 menit
hfp6atr2NG114alUX6rr5yRot3HrrYZXr97ZxymC.jpg

RAJA AMPAT- Anggota Majelis Rakyat Papua Provinsi Papua Barat Daya (MRP-PBD) Kelompok Kerja (Pokja) Agama, Rafael Membrasa, S.Hut melaksanakan kegiatan penyaluran aspirasi masyarakat di Kabupaten Raja Ampat pada Sabtu, 20 Desember 2025.

Kegiatan tersebut bertujuan untuk mendengar secara langsung berbagai keluhan, harapan, serta masukan dari masyarakat adat, umat beragama, dan kaum perempuan terkait pelayanan keagamaan dan pembangunan sosial kemasyarakatan di wilayah tersebut.

Dalam sambutannya, Rafel Membrasar menyampaikan bahwa MRP-PBD memiliki tanggung jawab moral dan kelembagaan untuk memastikan suara masyarakat, khususnya orang asli Papua, dapat tersampaikan kepada pemerintah daerah di provinsi dan kabupaten.

Rafael menjelaskan, tujuan kegiatan tersebut menurut Rafel kegiatan ini bertujuan untuk mendengarkan masukan dari Bapak/Ibu terkait kendala- kendala pengembangunan pemetaan wilayah pelayanan serta jemaat, khususnya Gereja GPDI di Kabupaten Raja Ampat. 

“Kegiatan ini akan menghasilkan rumusan lanjuta khususnya dedominasi GPDI yang nantinya akan dibahas bersama Pemda Kabupaten Raja Ampat, Pemerintah Provinsi Papua Barat Daya serta Kementerian Agama,” jelasnya. 

“kami perlu mendengar saran dan pendapat dari Bapak/Ibu terhadap pengembanguan jemaat GPDI,” sambung dia. 

Menurutnya, aspirasi yang disampaikan hari ini akan dicatat dan tindaklanjuti sesuai kewenangan MRP-PBD Pokja Agama. 

“Kami ingin memastikan kehidupan umat beragama di Raja Ampat berjalan harmonis, rukun dan mendapat perhatian yang layak,” ujar Rafael,

Sejumlah tokoh agama dan masyarakat yang hadir menyampaikan berbagai aspirasi, di antaranya, peningkatan sarana dan prasarana rumah ibadah, dukungan bagi kegiatan keagamaan, serta perhatian terhadap pendidikan keagamaan bagi generasi muda. 

Selain itu, masyarakat juga berharap adanya penguatan peran gereja dan lembaga keagamaan dalam pembinaan moral dan karakter anak-anak muda di tengah tantangan sosial yang semakin kompleks serta infrastruktur dasar bagi Masyarakat adat di daerah tersebut.

Rafel Membrasar menegaskan bahwa seluruh aspirasi yang dihimpun akan dibawa dalam rapat internal MRP-PBD untuk kemudian direkomendasikan kepada pemerintah daerah setempat dan pihak terkait.

Kegiatan penyaluran aspirasi tersebut berlangsung dalam suasana dialogis dan penuh kekeluargaan. Masyarakat Raja Ampat menyambut baik kehadiran MRP-PBD dan berharap kegiatan serupa dapat terus dilakukan secara berkala sebagai bentuk perhatian nyata terhadap kebutuhan umat beragama di daerah kepulauan tersebut. (Redaksi)

Bagikan ke sosial media: WhatsApp Facebook
;