Pokja Perempuan MRP-PBD Gelar Penyaluran Aspirasi Di Distrik Aifat Kabupaten Maybrat

Admin MRP PBD Jumat, 27 Februari 2026 09:38:26 3 menit
kGw7NTBIIadSkott3zjPhhntOpt336UWpJ1lddCm.jpg

MAYBRAT- Majelis Rakyat Papua Provinsi Papua Barat Daya (MRP-PBD) melalui Kelompok Kerja (Pokja) Perempuan menyelenggarakan kegiatan Penyaluran Aspirasi yang berlangsung di DIstrik Aifat, Kabupaten Maybrat, pada Jumat (19/12/2025) pukul 11.00 WIT- selesai. Kegiatan tersebut berlangsung di SD YPK Susumuk, Distrik Aifat kabupaten Maybrat. 

Kegiatan ini dimpimpin oleh  Sekretaris Pokja Perempuan MRP-PBD, Lince Atanay,  dalam arahannya, menjelaskan tentang  tugas dan fungsi (tupiksi) dari pada Ketua dan anggota MRP PBD, ia menyampaikan tentang pencapaian dan kerja MRP-PBD selama dua tahun ini. 

Menurut Lince kegiatan tersebut bertujuan merupakan pengaduan penyaluran aspirasi masyarakat kelompok perempuan. Kegiatan Penyaluran Aspirasi masyarakat di Distrik Aifat, 

Kegiatan ini juga dihadiri oleh Ketua Pokja Perempuan MRP-PBD, Dorce Kambu, S.E yang hadir sebagai narasumber, sekaligus memberikan materi

Ketua Pokja Perempuan MRP-PBD, Dorce Kambu saat memberikan materi menjelaskan terkait tugas dan fungsi  Pimpinan dan Anngota MRP PBD hanya sebatas memberikan pertimbangan dan saran tentang apa yang mau di putuskan. 

Menurutnya proses dan dinamika yang terjadi selama ini tertuma mengenai mama mama Papua, dimana mama mama Papua ini tidak mendapat tempat yang layak untuk berdagang. 

"Perdasus yang sedang di dorong, terutama Perdasus tentang Batasan Kearifan Lokal, terutama bahan pangan lokal. Selain itu juga berkaitan dengan pengelolan dana Otonomi Khusus( Otsus),” jelasnya.

Selain itu, Dorce menyoroti terkait  kekerasan yang sering terjadi, menurut dia kekerasan bukan hanya secara fisik dan psikis. 

“Bantuan dana hibah bagi mama-mama Papua, saya kira sudah diserahkan ke masing-masing pemerintah daerah melalui Dinas Perindakop,” jelasnya.

Melalui kegiatan tersebut MRP-PBD memberikan bantuan berupa peralatan menjahit serta pelatihan tentang menjahit. Selain itu,  masyarakat Distrik Aifat menyampaikan aspirasi kepada MRP-PBD diantaranya:

  1. Pemberdayan bagi  mama-Mama Papua Khusnya yang ada di wilayah Aifat raya;

  2. Pembangunan Pasar yang layak dan strategis;

  3. Menyiapkan sarana transpotasi untuk anak - anak sekolah;

  4. Mempersiapkan kurikulum mata pelajaran bahasa daerah dan mualatan lokal terkai kearifan local;

  5. Adanya peraturan daerah ( Perda) tentang larangan menjual MIRAS dan larang bagi pedagang Non OAP untuk menjual bahan Lokal;

  6. Mempersiapkan lapangan kerja bagi mama - mama papua berupa memberikan peralatan tenun dan menjahit serta meberikan pelatihan Khusus;

  7. Mendorong MRP PBD untuk segera membuat perdasus tentang kearifan local;

  8. Mendorng MRP PBD agar berkordinasi dengan pemerintah daerah untuk menyiapak lokasi khusus bagi TNI;

  9. memperhatikan pencemaran air dan Lingkungan yang disebabkan oleh pengrusakan hutan.  

Kegiatan Penyaluran Aspirasi di Distrik Aifat, Kabupaten Maybrat ini dihadiri oleh sekitar 60 masyarakat dari berbagai elemen. Selain itu juga dihadiri oleh berbagai tokoh, seperti tokoh agama, tokoh adat, tokoh perempuan, tokoh pemuda yang ada di Distrik Aifat. (Redaksi).

Bagikan ke sosial media: WhatsApp Facebook
;