SORONG SELATAN– Anggota Majelis Rakyat Papua Provinsi Papua Barat Daya (MRP-PBD) Kelompok Kerja (Pokja) Adat, Simson Sremere, A.Md. Sos melaksanakan kegiatan penyaluran aspirasi dan pengaduan masyarakat adat, umat beragama, serta kaum perempuan di Distrik Saifi, Kabupaten Sorong Selatan, Papua Barat Daya, pada 19 Desember 2025.
Kegiatan tersebut dilakukan sebagai bagian dari tugas dan tanggung jawab MRP-PBD dalam mendengar langsung berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat di wilayah adat.
Dalam sambutannya, Simson Sremere menyampaikan bahwa MRP bukan hanya lembaga yang datang mendengar aspirasi, tetapi juga menjadi rumah bagi masyarakat adat untuk menyampaikan keluhan, harapan dan berbagai persoalan yang terjadi di kampung-kampung.
Ia menegaskan bahwa masyarakat tidak perlu ragu untuk menyampaikan setiap masalah yang dihadapi karena MRP-PBD memiliki tanggung jawab moral untuk memperjuangkan kepentingan masyarakat adat Papua.
“MRP hadir bukan sekadar mencatat aspirasi, tetapi menjadi penyambung suara masyarakat kepada pemerintah. Apa yang bapak/ibu sampaikan hari ini adalah suara dari tanah adat yang harus diperjuangkan bersama,” ujar Simson Sremere.
Menurutnya, pembangunan di Kabupaten Sorong Selatan harus berjalan seiring dengan penghormatan terhadap hak-hak masyarakat adat serta memperhatikan kehidupan umat beragama dan pemberdayaan kaum perempuan.
Dalam kesempatan tersebut, masyarakat menyampaikan berbagai persoalan yang mereka hadapi, mulai dari kebutuhan pembangunan infrastruktur dasar, peningkatan layanan pendidikan dan kesehatan, hingga perhatian terhadap hak-hak masyarakat adat di wilayah Distrik Saifi.
Selain itu, kaum perempuan juga menyampaikan harapan agar pemerintah memberikan perhatian lebih terhadap pemberdayaan perempuan serta peningkatan kesejahteraan keluarga di kampung-kampung.
Menanggapi aspirasi tersebut, Simson Sremere memastikan bahwa seluruh aspirasi yang disampaikan akan dihimpun dan diteruskan kepada pemerintah daerah serta pihak terkait agar dapat menjadi perhatian dalam program pembangunan ke depan.
Menanggapi berbagai aspirasi tersebut, Simson Sremere menegaskan bahwa semua masukan dari masyarakat akan didokumentasikan dan dibahas di tingkat lembaga MRP-PBD untuk selanjutnya disampaikan kepada pemerintah daerah, baik provinsi dan kabupaten serta pihak terkait lainnya.
Ia juga mengajak masyarakat untuk terus menjaga persatuan, kerukunan antar umat beragama, serta memperkuat nilai-nilai adat dalam kehidupan sehari-hari.
Kegiatan penyaluran aspirasi ini diharapkan dapat menjadi jembatan antara masyarakat dan pemerintah dalam menyampaikan berbagai kebutuhan serta persoalan yang ada di wilayah Distrik Saifi, Kabupaten Sorong Selatan.
Dihadiri oleh Kepala Distrik Saifi, 17 kepala kampung se-Distrik Saifi, Ketua LMA Knasaimos, tokoh adat, tokoh agama, tokoh perempuan, tokoh pemuda dan perwakilan masyarakat dari Distrik Saifi, Kabupaten Sorong Selatan. (Redaksi)